Saturday, June 1, 2013

Bersyukur.

Udah mau hampir setahun gue kuliah. Udah hampir setahun juga ketemu orang-orang baru. Udah hampir setahun juga jadi observer di lingkungan yang baru. Ketemu orang yang kayak gini, ketemu orang yang kayak gitu. Udah hampir setahun juga gue keluar dari comfort zone. Semuanya berjalan dengan begitu cepat. Gue cuman bersyukur gue ngga keterima PTN. Dulu gue merasa itu semua end of my world. Dulu gue bodoh (sekarang juga masih. Makannya gue belajar) kalau mau give up. Dulu ngga mau gue masuk Universitas Swasta. Tapi yang gue tahu sekarang udah gue jalani. Gue udah jadi mahasiswi dari Universitas Swasta di Jakarta. Gue ketemu temen-temen baru. Gue bersyukur buat hal itu. Gue percaya semuanya udah direncanain dengan baik sama Tuhan. Gue bersyukur banget.

Sekarang gue cuman mau bisa jadi survivor di kampus gue. Gue mau lulus kuliah dengan tempo yang sesingkat-singkatnya (3,5 years). Masih banyak mimpi yang terbengkalai. Gue masih mau sekolah di luar negeri. Study abroad. Gue ngga mau my dream is just a dream. Ngga. Gue ngga mau. Mungkin 3 tahun lagi pas gue nge-blog, semoga aja gue udah bisa nge-blog dari luar negeri. Bukan di sini. 

Menurut gue. Mimpi sama cita-cita jangan cuman didoain. Ngana pikir mimpi sama cita-cita itu jenazah. 

Mulai sekarang gue harus lebih berusaha. Gue harus bisa dari Ted Schmosby jadi Ted Mosby. Dia sering banget gagal tapi dia ngga berhenti. Selalu aja ada yang bikin dia harus keep going through no matter what happens

Sebelumnya cuman mau bilang terimakasih buat teman-teman baru yang saya temui selama setahun belakangan ini. Gue kuliah bukan cuman sekedar kuliah. Gue belajar banyak karakter baru. Gue bersyukur sekali boleh dikasih kesempatan ketemu orang-orang baru. Sisanya, yuk yang ketemu gue selama setahun belakangan ini kita keluar dari Universitas tercinta kita bersama-sama ya. Cuman mau bilang: SEMANGAT. Life is just like a roller-coaster. We're going through ups and downs. It's okay. 

Sekian buat hari ini. Terimakasih. 
Sincerely, Vera Ciu (Well known as Ciu)


PS: Buat junior yang lagi akan mencoba SBMPTN dan berbagai Ujian Mandiri yang akan datang. Semangat mencoba nya ya. Kalau ngga Tuhan kasih masuk ke situ berarti itu bukan yang terbaik dari Tuhan. Good luck, folks!

Monday, May 6, 2013

Rapid Fire Questions

Hai blog. Dapat kerjaan dari Ndari nih buat jawabin pertanyaan-pertanyaan yang cimit-cimit ini. Menurut saya susah lho pertanyaannya menguras pikiran sekali untuk menjawab tetapi tenang ini soal tidak lebih sulit dari soal-soal UN. Cuman memakan waktu untuk menjawab saja. Wikwikwik. Well, ini dia jawaban dari beberapa pertanyaan Ndari!

1. Nambah atau ngurangin timbunan?
Maunya nambah lah. Tapi mau juga ding ngurangin timbunan lemak :| ini kita lagi bahas timbunan apa sih? Maunya nambah timbunan buku-buku tapi mengurangi timbunan sampah dan lemak. (ɔ'з')ɔ

2. Pinjam atau beli buku?
Tergantung situasi. Kalau timbunan uang di dompet sedikit selagi masih bisa minjam ya pinjam. Tetapi kalau ada rezeki dari Yang Maha Kuasa capcus beli. Tergantung juga sih itu bakal jadi tipe buku yang bakal dibaca lagi atau ngga. HEHE (ɔ'з')ɔ

3. Baca buku atau nonton film?
Ini adalah sejenis pertanyaan yang harus diabaikan. Hidup ini adalah pilihan tetapi untuk ini saya tidak bisa memilih........... Ya menurut ngana ini pilihan terberat. Ibarat harus pilih Nicholas Saputra atau Neil Patrick. (ɔ'з')ɔ

4. Beli buku online atau offline?
Enakkan offline. Bisa ngeceng gitu di toko buku siapa tahu ketemu jodoh. #MahasiswaKurangJodoh (ɔ '́ '̯̀)ɔ

5. (Penting) Buku bajakan atau ori?
Untuk buku... YA ORI LAH!!! Ngga mau buku KW *Menatap nanar buku-buku kuliah yang KW* (ɔ '́ '̯̀)ɔ

6. Gratisan atau diskonan?
Diskonan ajalah. Susah di dunia ini yang gratisan..... Kadang suka PHP. Diskonan ajalah..... (ɔ'з')ɔ

8. Buku asing (terjemahan) atau lokal?
Tergantung genre bukunya sih. Kadang pas baca terjemahan suka bingung dengan bahasanya. Buku lokal kadang juga suka ada yang dipaksakan bahasanya nanti jatuhnya jadi kayak terjemahan. Ya pokoknya buku yang menyenangkan untuk dibaca. (ɔ'з')ɔ

9. Pembatas buku penting atau biasa aja?
Pembatas buku saya suka random sih. Tetapi saya paling ngga suka dilipat-lipat halaman bukunya. Kasian. Semacam hati saya dilipat-lipatlah. (ɔ'з')ɔ

10. Bookmark atau bungkus chiki?
............ Se-randomnya saya.. Saya ngga pernah pakai bungkus chiki. Lagian jarang makan chiki. Ngga boleh kata Mama banyak MSG (ɔ '́ '̯̀)ɔ

Nah! 5 pertanyaan selanjutnya adalah dari teman saya yaitu Ndari!


11. Buku yang bikin nangis atau film yang
bikin nangis?
....... Saya cengeng. Baca buku aja nangis. Nonton film aja juga bisa nangis. Tetapi sensasi baca buku nangis itu lebih luar biasa. Karena apa yang ditangisin kan sesuai imajinasi kita. Lebih asyik aja gitu (ɔ '́ '̯̀)ɔ

12. Pesan buku impor di toko buku online luar
negeri (bookdepository, amazon) atau di
toko buku yang memang menjual buku
impor (Periplus, Kinokuniya)?
Tergantung diskonnya! Hahaha! Ngga deng. Lebih suka di Kinokuniya/Periplus tetapi saya baru mengenal teknologi bookdepository yang freeshipping dan harga yang jauh lebih terjangkau. Asyik juga belanja online dan ke toko buku. #AhMahasiswaLabil (ɔ '́ '̯̀)ɔ

13. Manga atau novel grafis dan komik
(misalnya komik Eropa/Amerika)?
Manga yang disuka juga cuman dikit. Komik Amerika yang dibaca juga sekitar DC sama Marvel. Ah lebih suka baca pikiran kamu. (ɔ'з')ɔ

14. Baca sambil dengerin lagu atau baca di
kendaraan?
Baca di kendaraan. Kadang suka hilang fokus kalau baca sambil dengerin lagu. Tapi aku mau kok baca sambil dengerin suara hati kamu. (ɔ'з')ɔ

15. Goodreads atau no Goodreads?
GOODREADS! Kadang suka lihat review buku dari orang-orang di goodreads. Seneng aja dengan kehadiran goodreads. Tetapi lebih seneng juga dengan kehadiran kamu. (ɔ'з')ɔ

NAH SEKIAN! Rapid Fire Question yang diberikan Ndari oleh saya. Suatu kehormatan bisa menjawab tanpa mengerjakan di LJK (halah.. Menurut ngana ini UN?) Jadi saya mau melakukan hal yang menyenangkan ini ke 3 orang terpilih! Yaitu:

1. Indah Sagala
2. Olivia Erika
3. Kezia Angela

Saya meminta mereka untuk menjawab pertanyaan nomor 2,3,5,6,11,12,13,14

Lalu ada 4 pertanyaan dari saya:

1. Jadi kolektor buku atau kolektor film-film (yang Ori ya)?
2. Spot baca buku paling enak?
3. Habisin waktu liburan dengan nonton film-film atau belanja dan baca buku?
4. Band favorite dateng dari luar terus kita nonton atau uangnya buat beli novel-novel yang disuka atau film-film yang disuka?

Jadi total pertanyaan yang harus dijawab adalah 12! Selamat menjawab teman-teman. Bisa dijawab di blog masing-masing ataupun di comment sini!

(ɔ'з')ɔ (ɔ'з')ɔ (ɔ'з')ɔ

Thursday, March 28, 2013

To the next twenty years and more.

Today is another day, another bonus, and another chance for me to live. I thank God for everything ever happened in my life. Good and bad, when it comes from God it is always a good one. Today, I thank God for my parent. Today is my parent's wedding anniversary. They have been together for twenty years. Yes, twenty years. I wonder how does it feel living with the same person for twenty years. When you wake up, you see that same person. When you sleep, you sleep with that same person. You cook for that same person. For twenty years. Marriage kinda scares me at first. I am only afraid I will be get bored with that daily routines. Marriage is such a big deal for me. But wow until now my mom and dad still walk together on the same path. 

I have seen my parent fighting, yelling, not talking for a couple days or even worse for a weeks. When I was young, I really hated those things. I was really afraid that they were gonna end up with divorce thing. I was scared at that time. But, they have proved me one thing. True love does exist even it's not perfect.

True love is such a rare thing. True love doesn't come up wrapped-- already made. True love works for all those who work at it too. It needs a two human beings for it to work out. Two different human beings. I mean we all were born with a different perspective.
"Let love be genuine; hate what is evil, hold fast to what is good;
love one another with mutual affection;
outdo one another in showing honour.
Do not lag in zeal, be ardent in spirit, serve the Lord.
Rejoice in hope, be patient in suffering, persevere in prayer.
Contribute to the needs of the saints; extend hospitality to strangers.
Bless those who persecute you; bless and do not curse them.
Rejoice with those who rejoice, weep with those who weep.
Live in harmony with one another; do not be haughty, but associate with the lowly; do not claim to be wiser than you are.
Do not repay anyone evil for evil, but take thought for what is noble in the sight of all.
If it is possible, so far as it depends on you, live peaceably with all."  Romans 12: 9-18

Marriage is a transformation of two people into one masterpiece. 

"In marriage we are seeking to bring one another into fuller life...Marriage should transform, as husband and wife make one another their work of art". 
Such a beautiful description of marriage. My parent is working for a masterpiece. The masterpiece is being created over time with joy, sadness, laughs, tears, up, down, and this, and that. They make a beautiful mosaic-- colorful one. I am so sorry for those who gave up their marriage with divorce. But, I am so grateful beyond any words for my parent. They don't give up. They won't give up. Their marriage is such a wonderful legacy for me. 

It is easy to say "I love you" and other flowery words that will absolutely linger to the very core of our hearts. The thing is can take the responsibility and commitment for those words? People often say "I love you" but in reality they don't really understand what is love and how to love. My parent is not that kind of people. It's a rare thing to hear both of them saying those words. But they still prove me that they love each other without any reasons. It is such a bliss to see they treat each other in a right way. It makes me jealous to see both of them holding hand and just walk together. It is a beautiful moment to see both of them laugh and bickering each other like teenage romance. 

They have been a great parent for me. They have raised me and my sister to become a person. They have taught us a life. And to remind you again, they have been together for twenty years. Twenty years living with the same person. I just can't imagine it. 

I'm out of words. I don't know what I have to type anymore. At the end, I only want to say:

Thank you, mom.
Thank you, dad.
Thank you for everything that you guys have ever given to me. Thank you for your time, patience, and yes everything. Both of you are not perfect but because of your imperfections... It makes two of you perfect for me.
Just thank you. Thank you very much. I love two of you beyond any words, beyond any imagination, beyond anything. 

Dad and Mom. Please stay together. Don't quit. Don't give up.....

These two human beings are my parent. And they are the best parent I've ever had


PS: Cheers! To the next twenty years and more.


Tuesday, December 25, 2012

Happy Christmas

Hi, blog. Another Christmas with you. I'm sorry for being such a bad writer. I haven't touched you uhm for 3 months? Or more than 3 months? Or less?
Well, actually I can't stand my sleepiness again but I really want to write something right now. So, here we go I don't want to blabbering too much:


“Terimakasih, Tuhan Yesus.”

Yes ―Thank you, Lord Jessus for letting me keep breathing until now. Thank you because I'm still celebrating Your birthday with people that I love. Thank you for this life. Thank you for making me understand 'How beautiful life is'. In every tears, You'll always there to wipe my tears. In every laughters, You'll always there to laugh with me.

Lord Jesus, thank you for every breathe. Thank you for letting me know that life is a beautiful strugle. Thank you for making me always be a good and better one. Until the very time, I'll always love You.

I haven't been a good daughter for You, but You'll always be a good Father to me. But, Lord― I'm trying to be a good one for You. I'm just so blessed to have You in my life. I might not see You in person, but I can feel Your love.

Lord, You're very good to me. You were, are, and always will be my Father. No matter what happens. Until the very end, I'll stuck with You. I just can't imagine my life without You. Ah, quoted Kelly Clarkson. “My life would suck without You.”

I know, Lord. Christmas is not about giving and sharing love to each other (I know this is important too!). For me, Christmas is all about You.

“For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth on him should not perish, but have eternal life.” ― John 3:16

Christmas is not only about a present underneath a tress, stolen kiss under the mistletoe, have a very beautiful Christmas eve with people that you love. How come you always say “I am a son of God” if you don't even remember Your Father's birthday. If I say Christmas, first thing that come to you mind― what it is? If you answer 'Present!', well I guess Your Father's heart is broken. And actually, we're supposed to give Him a present not asking Him 'I want this and that' to Him.

So, let be a good child for Our Father. Because His greatest love, blessing, and everything― I were here typing this blog and you are here reading my blog.

Shall we continue the party? Our Father's party?

Happy Christmas, everyone.
Happy Birthday, Father.

Blessings from Heaven, kisses from me.

PS: I used my Blackberry to type this one. A new blogging experience.

Friday, August 24, 2012

Brand new of Ada Apa Dengan Cinta.


Sinopsis: 

Awal kisah bermula dari Kugy (Maudy Ayunda) dan Keenan (Adipati Dolken) yang bertemu di Bandung. Kugy dengan cita-citanya menjadi Juru Dongeng pun masuk Fakultas Sastra. Lain halnya dengan Keenan yang dipaksa Ayahnya untuk masuk Fakultas Ekonomi, padahal Keenan adalah seorang anak muda dengan kecintaannya pada dunia lukis.
Cerita Kugy dan Keenan juga ditemani oleh Noni (Sylvia Fully R) yang merupakan sahabat Kugy sejak kecil lalu ada Eko (Fauzan Smith) yang merupakan sepupu Keenan dan juga pacar dari Noni. Mereka menyebut diri mereka Pura-Pura Ninja. Kugy dan Keenan saling mengagumi. Kugy yakin bahwa Keenan memang dikirim Neptunus untuk menjadi Agen Neptunusnya. Kugy yakin dengan Keenan. Keenan juga menganggap Kugy adalah pribadi yang berbeda. Maka dari rasa kekaguman. Keduanya pun menjadi jatuh cinta secara diam-diam. 
Persahabatan Kugy dan Noni terancam ketika Kugy tak datang ke pesta ulang tahun Noni yang diadakan di rumah Wanda (Kimberly Ryder). Wanda adalah seorang kurator muda yang jatuh cinta dengan Keenan dan dengan segala upaya apapun ia ingin Keenan jatuh hati padanya. Kugy yang tahu kedekatan Wanda dan Keenan memilih tidak datang ke ulang tahun Noni. Kugy takut ia akan terluka lebih jauh lagi. Berawal dari situ Kugy pun menjauh dari lingkungannya. 
Bahkan hubungan Kugy dengan Ojos (Dion Wiyoko) pun harus kandas karena hati Kugy sudah jatuh pada Keenan.
Keenan yang merasa tidak mampu untuk melukis lagi karena mengalami sebuah tamparan hebat dari Wanda pun mengasingkan diri ke rumah Pak Wayan (Tyo Pakusodewo) yang merupakan teman lama Ibunya Keenan (Ira Wibowo). Di Ubud, Keenan bertemu dengan Luhde (Elyzia Mulachela) keponakan dari Pak Wayan yang menjadi penyemangat Keenan untuk tetap melukis. Ketika Keenan berhasil melukis, Remi (Reza Rahardian) yang seorang kolektor lukisan menjadi pembeli pertama lukisan Keenan.
Selama Keenan mengasingkan diri di Ubud, Kugy pun sibuk dengan Sakola Alit dan kuliahnya. Kugy hanya ingin lulus cepat. Begitu Kugy lulus sidang, ia pun melanjutkan magang. Atas rekomendasi Kakaknya Kugy-- Karel (Ben Kasyafani) maka Kugy pun diterima magang di AdVocaDo. AdVocaDo adalah advertising company milik Remi yang merupakan sahabat Karel. Kugy adalah seorang copy writer. Dengan segala keunikkannya ia mampu mencuri hati Remi. Kugy dan Keenan pada akhirnya bertemu lagi pada saat pernikahan Eko dan Noni. Mereka bertemu lagi dengan segala cerita kehidupan mereka yang baru. 

Tentang Film Perahu Kertas...
Perahu Kertas yang melaju pelan di air. Mengikuti aliran air-- mendayu-dayu. Begitulah kemasan film Perahu Kertas. Perahu Kertas merupakan film dari adaptasi novel best-seller milik Dewi Lestari. Saya sangat puas dengan film garapan Hanung Bramantyo ini. Ketika dulu saya tahu bahwa Perahu Kertas akan digarap oleh Hanung. Saya hanya seperti "Okay there's no need to worry". Saya yakin di tangan dingin Hanung, film ini akan menjadi film yang banyak ditonton. Entah para penonton yang datang itu ingin tahu apakah film yang ada sesuai dengan novel atau tidak. Atau banyak penonton lain yang penasaran tentang film itu sendiri. Buat saya, ketika dihadapkan dengan novel saya akan menjadi pembaca dengan imajinasi saya yang luar biasa. Tetapi ketika saya dihadapkan dengan film adaptasi saya harus jadi penonton setia. Saya harus membiarkan imajinasi yang ada di otak saya tervisualisasi di film. Jujur banyak novel seperti Harry Potter yang dijadikan film. Saya tahu bahwa sungguh mustahil adanya kalau film adaptasi tersebut harus 100% persis dengan novel (Gila aja kali ya?). Tetapi karena saya mencintai novel Perahu Kertas ini dan saya sangat menantikan filmnya. Buat saya, saya sangat puas. Memang ada beberapa scene yang tidak sesuai dengan yang ada di novel. Contohnya kalau di novel ada tentang Kugy dan pisang susu bersama Keenan di Stasiun Citatah, di film disajikan adegan dimana mereka ada di rel. Saya juga memantau tweet Dewi Lestari yang menjelaskan kenapa berbeda. Karena dari sudut pandang sinematografi lebih indah jika scene itu diambil di rel. Saya menikmati bagian dari scene itu. Segala angle yang diambil sangat memuaskan mata saya. Begitu banyak view yang sangat indah. Lalu, dari scoring saya juga menikmati sekali. Dari segi cast, saya sangat berterimakasih buat keseriusan team mencarikan cast yang kira-kira mendekati sempurna. I'm deeply and mandly in love with Maudy Ayunda. Buat saya, tidak ada orang yang cocok memerankan Kugy selain dia. I think she's a brand new of Dian Sastro. Lalu, Remi yang diperankan Reza Rahardian? Wow, it's even better! Ternyata Remi in person itu ya si Reza. Tetapi saya cukup takut dengan Luhde. Cara dia mengintip-ngintip, it kinda creepy. Hehe. Cast pendukung cerita lainnya seperti Pak Wayan diperankan dengan baik. Bahkan Titi DJ yang ikut ambil bagian juga menurut saya sangat pas.
Dulu kita terkagum-kagum dengan cerita Ada Apa Dengan Cinta? Sekarang saya sendiri sangat terkagum-kagum dengan Perahu Kertas (Selain saya ngefans juga dengan novelnya). Adipati Dolken looks like Rangga? Don't you agree with me? Karakter yang dimainkan dalam diri Keenan sejujurnya mirip seperti Rangga. Cool. Ketika membaca buku saya bisa menangis, tertawa, dan merenung. Di film ini saya bahkan sudah menangis di awal karena saya terlalu excited dengan semua dialog antara Kugy dan Keenan serta banyak scene lainnya. Saya bisa tertawa karena tingkah laku Eko dan Noni. Saya bisa mendadak kesal sendiri melihat Wanda. Saya bisa merasakan kesendirian Kugy. Saya bisa merasakan betapa inginnya Keenan meninggalkan Fakultas Ekonomi. Buat saya ketika ada film yang mampu mempermainkan perasaan kita. Itu adalah film yang luar biasa digarap dengan teliti dan penuh dengan kehati-hatian. Bagaimana tidak teliti? Uang sepuluh ribuan yang bergambarkan Cut Nyak Dien saja masih ada.

Mungkin banyak yang beranggapan sejumlah kekurangan dihasilkan dari akting karakter-karakter yang tidak sesuai dengan yang di buku. Tetapi jujur sekali lagi saya tidak peduli dengan kekurangan itu. Banyak teman-teman saya yang saya tanyai komentar mereka sehabis menonton film ini. Terutama dari teman-teman saya yang merupakan pembaca Perahu Kertas. Mereka mengatakan karakter Keenan kurang greget dibandingkan karakter Remi yang diperankan Reza Rahardian. Buat saya sendiri Reza memang aktor profesional tetapi bukan berarti Adipati Dolken tidak profesional. Saya yakin Adipati akan menjadi aktor yang hebat nantinya. Teman-teman saya juga mengatakan mereka menyukai Kugy diperankan oleh Maudy Ayunda. Sebab mereka beranggapan bahwa emosi mereka mampu dimainkan oleh Kugy (Terbukti Maudy mampu memerankan karakter ini dengan baik). Ada lagi teman-teman saya yang mengatakan bahwa bagaimana film ini begitu berbeda dengan novel namun mereka tetap enjoySee? Dee itu begitu ajaib, dia tahu yang terbaik. Dee tahu aktor/aktris yang mana yang berhak memerankan Kugy, Keenan, Remi, Luhde, dan lain-lain. Dia tahu. Maka yang kita butuhkan hanya percaya sepenuhnya pada mereka.
Teman-teman yang lain juga sepakat bahwa sinematografi yang cantik mampu membawa mereka bisa masuk ke dalam film. Bahkan Ibu saya yang bukan pembaca Perahu Kertas mengatakan bahwa ia sangat menikmati tiap scene yang ada. Ia mampu merasakan inti cerita itu. Ia bahkan berkata "Mama ngga ngerti sama Papanya Keenan. Kenapa dia begitu ya." Terbukti kan bahwa pesan yang ada tetap bisa tersampaikan secara visualisasi.

Saya percaya akan tiap cast yang sudah memerankan perannya dengan baik. Mungkin itu karena radar Neptunus yang ada kali ya? Saya menyukai film ini bukan karena saya sudah membaca bukunya. Mungkin kalau saya belum membaca bukunya tetapi saya nonton film ini dulu. Hari itu juga saya pasti akan membeli bukunya.

Once again, film ini bukan hanya sekedar percintaan remaja. Film ini merupakan film keluarga, film tentang cita-cita. Semua orang bisa merasakan masuk dalam cerita karena mempunyai pengalaman tersendiri. Jadi inilah pandangan saya mengenai 'Perahu Kertas'. Film adaptasi dari novel. Believe me,  film ini maupun setiap orang punya kritik dan pandangannya yang berbeda-beda tetapi di dalam hati mereka pasti mereka setuju kalau Perahu Kertas adalah film yang membawa kita menuju dongeng realistis-- dan saya yakin tiap penonton tak mungkin tak menyukai film ini.


PS: Ada Apa Dengan Cinta? Begitu memorable buat saya. Perahu Kertas sekarang pun begitu.








Saturday, July 28, 2012

Dan ini, dan itu...

"Dan ini, dan itu, dan terbaik, dan terburuk, dan sesimpel, dan semudah, dan seindah, dan serumit, dan bukan siapa-siapa, dan segalanya. Dan upil, dan kentut. Dan sate padang, dan bubur Bang Yosi. Dan Starbucks, dan air putih. Dan susu coklat, dan John Green, dan semua hal indah di dunia ini. Dan kecoak, dan kodok, dan semua hal buruk di dunia ini. Dan matahari, dan awan, dan burung yang berkicau, dan burung yang tidak. Dan bulan, dan bintang, dan bintang jatuh, dan meteor yang jatuh. Dan semua hal di bumi ini yang nyata, dan yang tidak, dan semua hal yan indah, dan hal-hal yang tidak. Dan semua hal di galaksi ini yang tabu, dan semua alien yang nyata atau tidak nyata, dan semua hal yang kita percaya, dan belum kita percaya. Dan untuk beberapa alasan untuk menggunakan ini ':-)', dan beberapa alasan lain untuk menggunakan ini ':-('. Dan untuk itulah hal ini ada. Dan untuk itulah kamu, dan saya ada. Dan untuk itulah ada kita. Dan untuk itulah kami ada. " 


Terimakasih untuk tetap hidup di sini. Terimakasih untuk terus ada di sini. Terimakasih untuk mau mencintai hidup apa adanya.  Dan untuk umur 18 ini-- aku ada.

PS: Andrea and me made this poem. Isn't it beautiful?

Welcome 18

Whoa can't believe I say this: I'm 18 now! 

Well, yesterday is 27th July. Now, 28th July. I'm 18 now. I'm legal to do anything. I'm legal to drink, to smoke, to date any guy. But hey, I won't do it. I always say this before. Getting older means getting better, getting wiser, getting maturer, and this, and that. I'm growing up (psychic and mental). My Mom and Dad are getting older. I have to face this world. I have to prepare for the worst. God never said life is easy, but He said there's a way in every single problem. So, I don't need to worry too much. I'm 18 and I just thank God so much for everything that ever happened in my life. Life is though, so the only thing I know that-- don't give up. 

18. I know which one is friend, true friend, friend that stays but only for temporary, friend that stays in bad and good times. So, to you guys. I just want to say thank you. Thank you so much. Thank you for all the wishes, all the prayers, all the things that you guys ever taught to me. At the end, I love you guys.

To Mom and Dad. Thank you for everything. Both of you have loved me since I was a fetus till now. Both of you always make me say: I'm proud to have you guys as my parent. Please stay with me. Please let me making you proud of me as you guys always make me proud. I'm trying my best to make you proud. Just please give me a lot of time. Please stay with me. That's the only thing that I want.

To my sister. Veby Ciu. You're a part of me. Because when God made you He was thinking of me. All I can say, thank you for being greatest sister I've ever got. Do I need more when I have you in my life? Yucks, I'm feeling so eew now with my words. You know, girl. I love you. :-) 

Thank you for everyone. Thank you God. Thank you life. Thank you my '17'. Thank you love. Thank you blog. And I see you next year, so stick to me till next year. :-)

She's amazing. I swear I will never change for her.
Tons of tweets!

Thank you for guys!

You guys made my day


Look! There'sAnkatama my favorite Anouncer :")


Andrea, stay. Stay with me. Stay beside me and don't change. 



So, thank you guys for made my day. I love you guys beyond the words.